Pict by Ekaeka Eka (uploaded fb, 28/1/26)
Garut - Akses Jalan Raya Desa Neglasari, Kecamatan Pakenjeng, terpantau rusak parah selama 2 tahun terakhir. Berdasarkan dokumentasi terbaru per 28 Januari 2026, badan jalan masih dipenuhi lubang menganga yang berubah menjadi kubangan air dan lumpur licin saat hujan.
Kondisi ini menghambat mobilitas warga menuju pasar serta menyulitkan anak sekolah. Selain risiko kerusakan kendaraan, kerusakan jalan ini telah menyebabkan sejumlah kecelakaan bagi pengendara yang melintas.
Eka, salah satu warga setempat, mengungkapkan, "Daripada mengharap ke aparat setempat mah lur, nggak mampu membangun jalan teh lur, mendingan ditanamin kapulaga aja sama saya. Kan ada penghasilannya lur, buahnya bisa dijual, uangnya buat beli semen, beli pasir, beli split, buat kita bangunin jalan lur. Begitu tah!'".
Begitu sindiran halus dari salah satu warga setempat yang memilih menanam kapulaga di area genangan dibanding harus menunggu aparat memperbaiki jalan tersebut.
Hingga saat ini, belum ada kepastian perbaikan dari Dinas PUPR maupun Pemkab Garut. Pengendara diimbau ekstra waspada saat melintas, terutama dalam kondisi cuaca hujan agar terhindar dari bahaya lubang yang tertutup air.