Bandung — Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) kembali menorehkan capaian penting dalam riset teknologi pertahanan dengan melaksanakan uji coba perdana drone LEOPARD, sebuah platform udara nir-awak berbasis kecerdasan buatan (AI). Kegiatan ini merupakan bagian dari pengembangan teknologi strategis Unhan dalam menghadapi tantangan pertahanan modern.
Dalam proses uji coba, drone LEOPARD berhasil melakukan penerbangan uji coba pertama, yang menjadi tonggak penting dalam program pengembangan sistem pertahanan otonom di Indonesia. Drone ini dirancang oleh tim riset yang dibina oleh Fakultas Teknologi Pertahanan (FTTP) Unhan RI untuk memberikan dukungan pengintaian strategis dengan teknologi terkini.
Pengembangan sistem drone berbasis AI seperti LEOPARD dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat kapabilitas pertahanan udara dan pengawasan wilayah secara real-time serta mengurangi ketergantungan pada metode konvensional. Teknologi ini memungkinkan respons yang lebih cepat dan adaptif terhadap ancaman masa depan.
Kegiatan uji coba dihadiri oleh sejumlah pejabat akademik dan teknis dari Unhan RI, yang menegaskan komitmen lembaga pendidikan tinggi pertahanan ini dalam menyokong kemandirian teknologi dan inovasi pertahanan nasional.
Kegiatan ini juga mengikuti rentetan prestasi Unhan RI dalam riset dan inovasi teknologi pertahanan di berbagai ajang, menunjukkan peran signifikan kampus tersebut dalam memperkuat basis ilmu pengetahuan dan keamanan nasional.
Penulis : Aril
Sumber : @Unhan_RI